Dana Syariah Syana

Berapa Biaya Membangun Rumah Bergaya Modern Minimalis?

no-image Kamis 01/02/2018
no-image BAF Indonesia
no-image 643

Mempunyai rumah yang luas dan nyaman tentu menjadi dambaan setiap orang, termasuk kamu, bukan? Namun, bagaimana jadinya jika lahan yang kamu miliki tidak begitu luas? Membangun rumah dengan desain modern minimalis akhirnya menjadi solusinya. Setuju? Selain tetap bisa menampilkan kesan modern, keinginan khas generasi jaman now, membangun rumah modern minimalis juga bisa sedikit menghemat biaya. Namun, sebelum melakukan pembangunan, ada baiknya kamu simak #taktikcerdik dan simulasi perhitungan biaya pembanguan rumah minimalis tipe 21/60 berikut ini.

 

1. Mendesain Sendiri

Agar rumah yang kamu impikan sesuai dengan bayangan, akan lebih baik jika mendesain sendiri. Pastikan desain yang kamu buat mempunyai model modern minimalis sehingga kesan modern tetap kamu peroleh dengan luasan rumah minimum. Pastikan setiap ruangan yang kamu buat bisa memberikan kesan lega. Jika perlu, desainlah sebuah ruangan multifungsi, satu ruangan yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam aktivitas.

Misalnya, ruang makan sekaligus dapur. Selain itu, saat mendesain setiap ruangan dalam rumah, bayangkan juga rencana furnitur yang akan dipasang. Dengan begitu, ada keselarasan antara model rumah dengan furniture yang ada. Kesan luas, modern, dan elegan akan tercipta dengan trik seperti ini. Sebenarnya, menyewa orang untuk membuat desain rumah memang bisa kamu lakukan. Namun, langkah ini pastinya akan membuat kamu mengeluarkan budget lebih, bukan? Kalau bisa kamu lakukan sendiri, mengapa tidak? Penghematan biaya bisa kamu lakukan untuk sisi ini.

 

2. Melakukan Riset Bahan Bangunan Sendiri

Meskipun akan menggunakan jasa pembangunan rumah, kamu juga perlu untuk mengetahui sendiri harga bahan bangunan terbaru. Bukan hanya untuk menghindari kecurangan yang bisa saja dilakukan jasa pemborong, namun dapat memperkirakan biaya yang akan kamu keluarkan untuk pembangunan tersebut. Oleh karena itu, tidak ada salahnya kamu melakukan riset ke beberapa toko bahan bangunan untuk bertanya tentang beberapa bahan bangunan, seperti pasir, semen, bata, kayu, dan sebagainya. Akan lebih hemat jika kamu memilih bahan bangunan lokal, seperti pasir dan bata. Manfaatkan penambang pasir langsung untuk mengetahui harga dasar pasir.

Untuk bata, kamu juga bisa mengunjungi langsung tempat pembuatan bata di sekitar rumah kamu. Selain murah, bahan lokal juga mudah diperoleh. Dari harga yang kamu peroleh tersebut, kalkulasikan dengan berbagai biaya lain hingga ditemukan total biaya pembangunan. Melakukan riset harga bahan bangunan sekaligus menemukan produsen awalnya tentu sangat membantu saat kamu sendiri yang menyediakan bahan bangunan. Harga yang akan kamu dapatkan akan lebih murah.

 

3. Menghitung Simulasi Biaya Pembangunan Rumah

Untuk menghitung besarnya pembangunan sebuah rumah minimalis, kamu harus bisa memisahkan beberapa item pekerjaan sesuai dengan gambar desain yang sudah kamu buat. Berikut ini beberapa contoh item pekerjaan:

  • Pekerjaan pondasi yang meliputi menggali, memasang pondasi batu kali, hingga mengurug tanah kembali.
  • Pekerjaan membuat struktur beton bertulang, seperti sloof, kolom, hingga balok.
  • Pekerjaan membuat dinding yang meliputi memasang bata, memlester, hingga membuat acian.
  • Pekerjaan membuat rangka atap sekaligus finishingnya.
  • Pekerjaan membuat plafon rumah.
  • Pekerjaan membuat lantai rumah.
  • Pekerjaan membuat instalasi plumbing maupun listrik rumah.
  • Pekerjaan melakukan pengecatan dan perapian akhir.

Setiap item-item di atas pastinya membutuhkan biaya. Biaya tersebut dihitung berdasarkan pada besarnya ukuran dalam gambar yang sudah kamu buat, kemudian dicari volumenya. Untuk mengetahui harga tiap itemnya, volume yang sudah kamu hitung tersebut kemudian dikalikan dengan harga satuan.

Sebagai contoh, untuk pekerjaan pemasangan pondasi batu kali. Jika volume pondasi yang akan kamu buat sebesar 10 m3, dengan harga tiap meter kubiknya Rp400.000,00, maka untuk pekerjaan tersebut kamu perlu mengeluarkan biaya sebesar 10 m3 x Rp400.000,00 = Rp4.000.000,00. Cara perhitungan seperti ini juga berlaku untuk item pekerjaan lainnya. Dengan mengetahui biaya setiap itemnya, maka kamu akan bisa memperkirakan biaya keseluruhan pembangunan rumah impian kamu.

 

4. Memilih Jasa Pemborong yang Profesional

Jika kamu ingin memilih jasa pemborong, pastikan jasa pemborong pilihanmu profesional dan terpercaya. Sebab, pemilihan pemborong yang asal-asalan hanya akan membuat pengeluaran kamu jadi membengkak. Dana yang seharusnya cukup untuk membuat sebuah rumah dalam waktu satu bulan, akhirnya membengkak, entah karena molornya waktu atau beberapa kendala lain.

Untuk memilih jasa pemborong ini tentu ada tips tertentu. Pastikan pemborong tersebut memang sudah sering menangani pembangunan rumah dan terkenal akan kualitasnya. Tidak hanya itu, kredibilitas pemborong juga perlu kamu selidiki. Akan lebih baik jika kamu mencari rekomendasi dari beberapa teman atau saudara tentang jasa pemborong profesional yang bisa dipercaya. Jika memilih jasa pemborong secara online, pastikan yang mempunyai testimoni positif cukup banyak.

Jangan sampai kamu mengeluarkan dana sia-sia hanya karena salah dalam memilih jasa pemborong. Bukan hanya rugi material, waktu, tenaga, pikiran dan emosi kamu juga akan terpancing karenanya. Belum lagi jika kualitas rumah yang dibentuk tidak bagus. Belum lama kamu tempati sudah terjadi kerusakan di sana-sini. Kejadian-kejadian seperti ini tentunya harus menjadi pertimbangan bagi kamu dalam menentukan jasa pemborong yang profesional. Dalam memilih jasa pemborong ini, sebaiknya kamu gunakan tenaganya saja. Masalah material, tetap dalam kendalimu agar harga yang sudah kamu simulasikan sebelumnya tidak meleset.

 

5. Mencari Pendanaan

Langkah terakhir sebelum kamu membangun adalah menyiapkan dana pembangunan. Meskipun tidak terlalu besar seperti kalau membangun rumah besar, tetap saja biaya yang harus kamu keluarkan tidak bisa dibilang murah. Sebenarnya, kamu bisa menghemat pengeluaran jika melakukan pembangunan secara bertahap.

Saat mempunyai dana seberapa besarpun, alokasikan secukupnya untuk membangun sebagian rumah kamu. Pembangunan dilanjutkan saat ada dana kembali. Namun, cara ini pastinya membutuhkan waktu cukup lama. Nah, jika kamu tidak mempunyai cukup waktu untuk menunggu lama, mencari pendanaan berupa pinjaman memang harus kamu lakukan.

Selain dana untuk membangun rumah, tentu kamu juga membutuhkan dana untuk beli kendaraan bermotor, bukan?  Untungnya, sekarang kamu bisa mengajukan pinjaman dana tunai dari BAF. Selain terpercaya, kamu juga tidak terbebani dengan bunga yang tinggi seperti yang lainnya. 

 

AJUKAN SEKARANG

 

DAPATKAN PRODUK IMPIAN ANDA SEKARANG

Berita Terbaru

Mobil

Lokasi Rafting yang Harus Kamu Datangi!

Rabu 18/07/2018

Olahraga ekstrim rafting harus kamu coba nih. Cek yuk lokasi rafting yang harus kamu datangi.

Tips Badan Sehat dan Berat Ideal

Senin 09/07/2018

Tips Biar Punya Dana Setelah Hari Raya

Sabtu 07/07/2018

Cara Memasang Kursi Anak di Mobil

Jumat 06/07/2018